Me

       Siapa saya?jelas tidak banyak orang mengenal siapa diri saya.dan dari mana saya berasal.tidak banyak sebuah blok membahas tentang si pemilik sebuah blog, lain halnya dengan saya,tujuan dan kenapa blog ini saya buat,
       Perkenalkan nama saya adalah Wedi Mulato saya lahir di gunungkidul 25 desember 1988, ayah saya bernama Priyo Sukarno dan Ibu saya bernama Lasinah, saya sangant mencintai dan menyayangi mereka, dan mereka adalah harta yang tidak ternilai harganya bagi saya, sekaya apapu seseorang tak kan pernah mengalahkan kekayaan saya karena bisa memiliki orang tua seperti mereka, yang penyabar dan penyayang.Saya adalah anak Bungsu dari 3 bersaudara,Kakak pertama saya cewek Namanya Sulisti dan kakak kedua saya Cowok namanya Antoro, kami terlahir di keluaraga yang sangat pas-pasan, ayah saya buruh sebagai tukang batu, sedangkan Ibu saya bekerja di ladang tetangga sebagai penanam dan perawatan palawija di daerah saya Dadapan Petir Rongkop Gk, dari kecil kami sudah terbiasa hidup dengan keadaan yang pas dan bahkan bisa di katakan kurang, tapi orang tua kami mengajarkan untuk bisa hidup sederhana dan bisa narimo ( menerima setiap rejeki yang di berikan alloh pada kami ).
        Saya masih ingat betul seperti apa keadaan rumah saya yang terbuat dari bambu ( gedek ) yang sudah banyak berlubang akibat di makan rayap, keadaan itu membuat saya sangat sedih,haru tapi bangga di masa sekarang ini, sungguh luar biasa atas apa yang telah saya dapatkan di rumah itu bisa saya praktekkan di masa sekarang,dengan narimo, dan selalu berusaha dan berdo'a, sungguh luar biasa, dan yang paling saya ingat adalah ketika saya bersama kakak2 saya yang sedang bermain di rumah tetangga dan saya tiduran di teras ruamahnya hingga di katakan " walah eneg bocah ora kanggo neg turu neg kene " luar biasa kata2 itu buat saya, banyak cerita menarik di masa kecil saya, sekolah pertama saya berada di SDN Petir I selama 6 thn, Kemudian saya melanjutkan sekolah saya SLTP / SMP di Taman Dewasa Petir (TD), yang sering di ejek katanya sekolah "Tes Dengkol"(sekolah sebatas lutut)di sana saya berusaha belajar, dengan baik, saya bukan siswa berprestasi, tapi saya adalah siswa yang beruntung karena semanjak catur wulan ke 2 saya tidak pernah membayar biya sekolah, Dengan berjalan sekitar 5 Km dan harus melewati perbukitan saya dan beberapa teman yang lain berangkat sekola,dan karena banyak buah pisang dan pepaya,ketika pulang sekola tak luput juga jadi sasaran kami saat kami kelaparan dan kehausan,
     sangat luar biasa juga pendidikan moral yang di sampaikan oleh pengajar kami yang semua berdasarkan asas budi pekerti luhur,dan berpedoman " ing ngarso sung tulodho ing madyo mangun karso tut wuri handayani"...luar biasa...arti dari kata itu hingga kini masih saya ingat dan berusaha saya terapkan dalam kehidupan saya.amin..
setelah saya lulus dari taman dewasa saya melanjutkan di SLTA / SMA N 1 Semanu dan lulus pada tahun 2007 lalu...dan hal sama terjadi saya bukan siswa yang perprestasi tapi semenjak semester 2 saya juga tidak pernah sepeserpun membayar biaya sekolah saya. walaupun pada waktu itu saya membohongi orang tua saya, membayar, tapi uang tidak saya salah gunakan, pada waktu itu sepatu saya sudah rusak dan juga sudan mendekati lebaran, dan dari kelas 1 SMP saya gak pernah punya yang namanya tas sekolah,uang pembayaran saya simpan dan saya gunakan untuk membeli peralatan dan celana + baju buat lebaran, masih ingat betul kala itu baru saja berdirinya toko Balad...setelah saya lulus saya ikut bapak saya bekerja di daerah bantul tepatnya selatan pasar gabusan,wijasaaktu itu terjadi gempa di daerah bantul..dan saya ikut nyari uang buat beli rokok sendiri,,,sambil menunggu ijasah keluar
     Setelah ijasah keluar saya di tawari kerja di jakarta oleh anak bude saya,,langsung saja saya ikut,,,,,saya bekerja di bengkel motor milik pak buqori,,sangat luar biasa bengkel itu,,,khusus motor2 tiger club punya,,ada JHTC,TRIC dan beberapa club yang lain..dan di sana ketuanya JHTC ternyata orang bantul..namanya GEpeng ( nama panggilan )wah mantap juga ini kerja ketemu saudara se provinsi,,hehehehe.....kerjaan enak uang juga banyak....setahun saya bekerja di bengkel ini setelah kena BKT (Banjir Kanal Timur ) saya sudah tidak mengikuti lagi karena saya juga tidak suka dengan kepala montirnya Babe,,,( nama Pangilan) akhirnya saya klantungan di jakarta selama sekitar 2 bulan lebih,,,kerjaan gak ada,,uang sudah mulai habis,,beli rokok utang di warteg...hingga akhirnya saya terserang mag dan terpaksa harus istirahat....Bersambung>>>>>>